Dapatkan Penawaran Harga Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Surel
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000
Berita
Beranda> Berita

Harga serat optik naik terlalu cepat

2026-04-23

Dalam beberapa bulan terakhir, pasar serat optik global telah mengalami lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya. Harga serat tunggal-mode standar melonjak drastis dari sekitar $3,50 per kilometer pada akhir 2025 menjadi setinggi $30–$33 per kilometer pada awal 2026. Volatilitas dramatis ini terutama didorong oleh tiga faktor pemicu.

Faktor pendorong utamanya adalah Ledakan Kecerdasan Buatan (AI) . Pembangunan pusat data berskala sangat besar yang diperlukan untuk melatih dan menerapkan model AI berukuran besar telah menciptakan permintaan tak terpuaskan terhadap interkoneksi berkapasitas tinggi. Proyek infrastruktur masif ini telah menghabiskan persediaan yang ada dan mendorong kapasitas produksi hingga batas maksimalnya.

Kedua, perang drone modern telah muncul sebagai konsumen yang signifikan dan tak terduga. Penggunaan luas drone berpandu serat—yang memanfaatkan serat optik tipis yang tergulung untuk pengendalian tahan gangguan (jam-resistant)—telah menyebabkan penarikan besar-besaran terhadap pasokan serat khusus. Karena serat-serat ini diperlakukan sebagai barang habis pakai sekali pakai dalam operasi militer, volume pengadaannya telah mencapai tingkat yang secara signifikan mengurangi ketersediaan bagi sektor sipil.

Akhirnya, bottleneck struktural dalam rantai pasok masih menjadi kendala. Produksi preform serat bersifat padat modal dan memerlukan waktu tunggu yang panjang. Ditambah dengan meningkatnya biaya energi serta kekurangan bahan baku utama seperti helium, industri ini kesulitan mempercepat skala produksi secara cukup untuk memenuhi dua puncak permintaan sekaligus: dari kecerdasan buatan (AI) dan sektor militer.

Meskipun harga mulai stabil, lonjakan ini telah memaksa penyedia layanan telekomunikasi menyesuaikan kembali anggaran mereka untuk ekspansi jaringan 5G dan broadband di seluruh dunia.